Selasa, 25 Juni 2024

Review Buku Almond | Sohn Won-Pyung

 

Almond merupakan salah satu novel fiksi karya Sohn Won-Pyung. Beliau merupakan seorang penulis yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Karya sastranya ini menjadi salah satu buku yang populer, bahkan berkat karyanya tersebut Sohn Won-Pyung berhasil meraih penghargaan Hadiah Changbi.

Judul: Almond

Penulis: Sohn Won-Pyung

Cetakan pertama: 2017

Cetakan terjemahan pertama: April 2019

Cetakan buku yang kubaca merupakan cetakan ke delapan: Agustus 2021

Penerjemah: Suci Anggunisa Pertiwi

Halaman cerita: 222 halaman

Halaman keseluruhan: 230 halaman

Novel ini menceritakan tentang kisah perjalanan hidup seorang anak laki-laki berusia 15 tahun, bernama Seon Yoonjae. Pada perjalanannya, Yoonjae mengalami Alexithymia atau ketidakmampuan mengungkapkan emosi. Hingga pada beberapa waktu bahkan seringkali Yoonjae dianggap sebagai ‘monster’ karena kekurangannya tersebut.

Bukan hal yang mudah bagi orang-orang seperti Yoonjae. Mereka terus berusaha untuk dapat mengerti dan memahami suasana sekitar sesuai dengan apa yang terjadi kala itu. Alexithymia dianggap sebagai penyakit psikologis langka yang ditemukan sejak tahun 1970-an. Penyakit tersebut menyerang amigdala atau dalam bahasa populernya dikenal dengan sebutan almond yang terletak tepat berada dalam otak di antara belakang teliga hingga kepala. Amigdala inilah yang membantu manusia untuk mengelola dan merespon emosi yang muncul.

Semua orang memiliki amigdala, begitu juga dengan Yoonjae. Tetapi yang membedakannya ialah amigdala yang dimiliki Yoonjae diketahui berukuran kecil. Selain akibat dari amigdala yang berukuran kecil, Alexithymia ini terjadi karena kurang berkembangnya rasa emosional selama masa kanak-kanak, juga pasca-gangguan stress traumatis. Namun, dari hasil studi penelitian para ahli diketahui bahwa emosi seperti rasa takut dan cemas pada penderita tersebut dapat berkembang bila terus dilatih.

Perjalanan Yoonjae yang terus melatih dirinya agar dapat mengelola emosi dengan baik menjadi kisah dan kilas balik yang menyentuh hati pada setiap halaman novel ini. Diiringi dengan banyak hal terjadi pada kehidupan sosialnya, seperti keluarga, persahabatan, dan jalinan cinta yang tumbuh seiring dengan pertumbuhan Yoonjae yang semakin dewasa itu akhirnya mampu mengantarkannya pada sebuah keputusan hidup yang ia banggakan.


Lalu, setelah itu apa yang terjadi? Kamu akan menemukan jawabannya ketika membaca lengkap novel karya Sohn Won-Pyung ini, readers!


Alur cerita dan karakter tokoh utama dalam novel ini berhasil membuat pembacanya tertegun (termasuk aku). Perjalanan kehidupan yang rumit dapat dibalut dengan hangat tetapi juga sedikit membiru sedu, dan sesekali membuat pembaca ingin segera menyelesaikan bacaannya. Dengan bahasa terjemahannya yang mudah dipahami, tentu tidak akan membuat kebingungan.

Ilmu psikologi yang dikemas dalam sebuah cerita panjang seperti novel ini memang selalu menjadi bagian karya sastra yang ciamik dari banyaknya novel yang ada. Aku memberinya rating 9,8/10.

Entah kenapa, kisah perjalanan hidup yang rumit selalu menyuguhkan makna hidup yang berharga. Seperti novel Almond karya Sohn Won-Pyung ini yang mampu menyampaikan pesan dengan tepat sasaran pada setiap hati pembacanya. This is really recommendation for those who want to read books.


“Tidak ada manusia yang tidak bisa diselamatkan. Yang ada hanya orang-orang yang berhenti mencoba untuk menyelamatkan orang lain.” -Almond: 103


Bagaimana? Tertarik untuk membaca kisah Yoonjae? Buku ini bisa kamu cari di toko buku kesayanganmu yaaa readers!

Jadi, yuk baca buku!

Terima kasih sudah singgah membaca laman ini, sampai nanti!

Rabu, 01 Mei 2024

Review Buku The Midnight Library | Matt Haig

 


The Midnight Library (Perpustakaan Tengah Malam) merupakan salah satu novel fiksi karya Matt Haig. Beliau merupakan seorang penulis berkebangsaan Inggris. Tentunya buku ini bukan satu-satunya karya milik Matt, ini hanya salah satu dari berbagai macam buku yang berhasil ia terbitkan.

Novel ini menceritakan perjalanan kehidupan yang dialami oleh satu tokoh utama yang bernama Nora Seed. Pada alur cerita novel ini, Nora mengalami kegelisahan dalam hidupnya sehingga membuat dia mencoba untuk melakukan bunuh diri. Saat hal itu terjadi, Nora mengalami masa kritis. Di masa kritisnya, Nora disuguhkan dengan berbagai macam kejadian dalam kehidupannya kelak yang mungkin bisa dijalani jika dia pulih dan kembali hidup.

Nora tentunya harus membuat keputusan ketika dihadapkan pada berbagai kemungkinan dalam hidupnya. Tentang kehidupan karirnya, kisah percintaannya, dan mimpi-mimpinya, juga keluarga dan persahabatannya. Dengan menjelajahi perpustakaan tengah malam, dia mencari cara untuk menyelesaikan segala penyesalan dan kegagalan yang dia alami. Akankah Nora Seed akhirnya mendapatkan kehidupan yang bisa memberinya kebahagiaan sejati?

Kamu akan menemukan jawabannya ketika membaca lengkap novel karya Matt Haig ini, readers!

Alur cerita dan karakter tokoh utama dalam novel ini berhasil membuat pembacanya tertegun (termasuk aku). Perjalanan kehidupan yang rumit dapat dibalut dengan hangat tetapi juga sedikit menegangkan, dan sesekali membuat terkejut. Dengan bahasa terjemahannya yang mudah dipahami, tentu tidak akan membuat kebingungan. Suasana perpustakaan tengah malam menjadi bagian favoritku saat membacanya. Aku memberinya rating 9,7/10.

Ya, soal kehidupan memang selalu menjadi tombak dan kunci yang cocok untuk menggebrak hati. Pesan yang disampaikan dalam novel The Midnight Library ini dapat betul-betul sampai pada pembacanya. This is really recommendation for those who want to read books.


“Kau tidak perlu mengerti kehidupan, kau hanya perlu menjalaninya.” -The Midnight Library: 359.


Buku ini bisa kamu cari di toko buku kesayanganmu yaaa readers!

Jadi, yuk baca buku!

Terima kasih sudah singgah membaca laman ini, sampai nanti!

Senin, 25 September 2023

Review Buku Daily Dose Of Light | A. Fuadi

 



Halo readers! Kamu lagi cari buku self improvement islami yang isinya kutipan-kutipan pendek? Atau kamu lagi cari buku self improvement yang bisa nge-boost mood kamu?? Ini dia salah satu buku rekomendasi dariku!

Iya, buku Daily Dose Of Light karya A. Fuadi ini merupakan salah satu dari trilogi daily dose lainnya. Dua buku lainnya yaitu Daily Dose Of Shine dan Daily Dose Of Glow. Buku ini dikemas dengan tampilan hard cover nya yang cantik, tiap lembarnya dibumbui dengan ilustrasi dan warna-warna yang mampu menarik minat baca. Kutipan-kutipan ayat Al-Qur'an yang tidak terlalu panjang tetapi memiliki makna-makna yang kuat tentu cocok untuk dibaca sehari-hari.

Membaca buku ini dibuat merasa terang, tenang, senang, dan lapang karena setiap halamannya berhasil berperan sebagai dosis mood booster iman kita lho. Yakin ga penasaran baca buku yang satu ini??

Cocok banget lho buat kamu yang lagi cari bacaan ringan, readers!
Jadi, yuk baca buku! Ayo menyelam tenang dengan kutipan-kutipan Al-Qur'an!

Kamu bisa temukan buku ini di toko buku kesayanganmu yaa, readers!

Minggu, 24 September 2023

Review Buku Le Petit Prince (Pangeran Cilik) | Antoine Desaint-Exupéry


Readers lagi cari buku novel yang nuansa membacanya seperti baca buku dongeng anak-anak? Atau sekadar hanya ingin membaca buku ringan tapi lumayan serius juga untuk mengisi waktu luang? Ini dia salah satu buku rekomendasi yang bisa masuk book list atau reading list kamu lho, readers!

Le Petit Prince (Pangeran Cilik) karya Antoine Desaint-Exupéry. Beliau merupakan penulis, penyair, jurnalis, dan penerbang perintis berkebangsaan Prancis yang meninggal pada 1994 silam. Tetapi, salah satu karyanya yang ini masih dapat dikatakan popular karena masih banyak dibaca oleh para penggemar literasi. 

Sesuai dengan gambar di atas, novel fiksi terjemahan yang berisi 120 halaman ini merupakan buku yang paling banyak diterjemahkan di dunia. Konon pernah disadur ke dalam 230 bahasa asing. Wow keren banget ya, readers! Buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi yang memudahkan para pembaca memahami alur cerita perjalanan Pangeran Cilik. Ini membuat para pembaca tidak bosan walau berlama-lama membaca novel yang satu ini.

Nampak seperti buku dongeng anak-anak biasa yang menceritakan tentang perjalanan seorang Pangeran Cilik yang mencari makna kehidupan di dunia, tapi sebetulnya bukan hanya itu yang ingin disampaikan oleh penulis buku ini. Antoine menyelipkan beberapa nilai  kehidupan manusia yang dapat menyentuh dan membuat banyak orang dewasa merenungkannya.

Walau dalam kacamata Pangeran Cilik yang naif dan lugu, tetapi Antoine mampu mengemas nilai kekuasaan, tanggung jawab, persahabatan, dan cinta dalam satu cerita yang utuh. Sehinga novel ini dapat dibilang mengharukan karena akhir ceritanya yang membuat para pembaca merasa kehilangan.

Jadi bagaimana? Tertarik berpetualang dengan Pangeran Cilik dalam menemukan makna kehidupan di dunia yang fana ini?

Untuk itu, yuk baca buku! Kamu akan terkesima dengan apa yang kamu temukan nanti dalam cerita Pangeran Cilik ini.

Le Petit Prince (Pangeran Cilik) karya Antoine Desaint-Exupéry ini dapat kamu temukan di toko buku kesayanganmu yaa, readers!

 

Review Buku You(th) | Peachy Liv (Olivina Maskan)

alsreadbook

Kalian pernah tidak? Merasa tidak percaya diri, takut sama pendapat orang lain? Terus lingkungan dan pertemanan kalian kurang mendukung, dan kalian susah keluar dari zona nyaman?

Ternyata kepercayaan dan pola pikir negatif tentang diri sendiri itulah yang menghambat kemajuan kita lho, readers. Hal ini rentan banget terjadi pada kita yang umumnya masih mencari jati diri. 

Buku You(th) karya Olivina Maskan atau yang sering dikenal dengan Oliv dapat kalian kunjungi akun media sosialnya yaitu Peachy Liv. Dia merupakan influencer, youtuber, juga aktivis pendidikan yang berhasil menulis dan menerbitkan bukunya pada 2020 lalu. Dengan penerbit Asoka Aksara x Loveable, buku berisi 200 halaman ini cocok dibaca anak-anak, remaja, maupun dewasa yang masih mencari jati dirinya.

Tampilan setiap lembar dari buku self improvement ini mampu menarik minat baca karena desain, ilustrasi, warna-warni yang disajikan dalam buku ini membuat para pembaca tidak bosan berlama-lama duduk untuk membaca buku You(th) ini. Bukan hanya itu isi dari buku tersebut tak kalah menariknya lho, readers!

Berbeda dengan buku-buku self improvement yang banyak kita jumpai, buku You(th) menyajikan beberapa halaman tabel atau catatan kosong khusus untuk para pembaca agar dapat menuliskannya langsung di buku tersebut. Waaah! Membaca jadi terasa lebih interaktif kalau begitu, yakin tidak penasaran??

Disamping itu, Oliv juga menulis beberapa perjalanan hidupnya yang berhasil mencapai perubahan yang jauh lebih baik dan membuatnya bahagia. Itu akan terasa relevan dengan kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya itu, Oliv juga menulis dan menyampaikan banyak motivasi-motivasi, tip-tip tentang bagaimana akhirnya dia bisa mencapai perubahan dan mendesain hidup masa remajanya jauh lebih berharga.

Jadi, bagaimana? Tertarik baca buku You(th) karya Olivina Maskan?

Untuk itu, yuk baca buku! Temukan jati dirimu di perjalanan yang masih panjang ini, readers!

Kalian bisa temukan buku You(th) karya Olivina Maskan di toko buku kesayanganmu yaa!

Review Buku Almond | Sohn Won-Pyung

  Almond merupakan salah satu novel fiksi karya Sohn Won-Pyung. Beliau merupakan seorang penulis yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Kar...